Tagline Destination Branding “Kediri Berbudaya” Wujud Representasi Budaya Lokal

 LITERASI 13 – Senin, 2 Februari 2026 

Pilih salah satu temanmu untuk membacakan informasi berikut di depan kelas! Dan, kerjakan tugasnya !

Kediri merupakan salah satu kabupaten bersejarah di Jawa Timur yang telah berdiri selama 1.221 tahun. Untuk memperkuat identitas daerah, Pemerintah Kabupaten Kediri meluncurkan tagline baru “Kediri Berbudaya” pada 25 Maret 2023 oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana, S.H. Tagline ini menggantikan slogan sebelumnya, yaitu “Kediri Lagi”. Slogan lama tersebut memiliki makna ganda kata “Kediri” menekankan keaslian dan identitas daerah agar lebih dikenal dan mudah diingat oleh masyarakat luas, sedangkan kata “Lagi” mengandung ajakan agar investor dan wisatawan mau datang kembali ke Kabupaten Kediri.

Sementara itu, makna “berbudaya” yang diangkat dalam Tagline “Kediri Berbudaya” membawa muatan filosofis yang mendalam tidak hanya terbatas pada ekspresi seni, adat, atau tradisi, tetapi juga menekankan nilai-nilai seperti toleransi, etos kerja, dan disiplin, yang sejak lama menjadi identitas sosial masyarakat Kediri. Tagline ini tidak hanya sekadar kata-kata, tetapi menjadi simbol yang mencerminkan visi dan semangat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal. Dengan tagline ini, Pemerintah Kabupaten Kediri ingin menunjukkan bahwa Kediri adalah daerah yang kaya akan seni, tradisi, dan nilai-nilai lokal yang masih hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Tagline “Kediri Berbudaya” merupakan inisiatif strategis Pemerintah Kabupaten Kediri yang dicanangkan secara masif di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Tidak hanya berfungsi sebagai slogan promosi daerah, tetapi juga sebagai narasi besar yang merepresentasikan identitas kolektif masyarakat Kediri. Dalam praktiknya, tagline ini diperkenalkan melalui berbagai saluran komunikasi, mulai dari papan reklame, mural di fasilitas publik, pakaian adat, hingga elemen desain grafis yang menghiasi gedung-gedung pemerintahan serta area pelayanan masyarakat.

Tagline “Kediri Berbudaya” juga mengandung pesan simbolik yang lebih dalam: bahwa masyarakat Kediri bukan sekadar penikmat budaya, tetapi juga aktor utama dalam melestarikan, mengembangkan, dan merevitalisasi warisan budaya lokal sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, tagline ini tidak hanya menjadi alat komunikasi visual, melainkan juga pernyataan identitas ideologis yang menegaskan siapa masyarakat Kediri dan apa nilai-nilai yang mereka junjung tinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Melalui “Kediri Berbudaya”, Kabupaten Kediri mempertegas posisinya sebagai daerah yang menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan, sekaligus menampilkan wajah Indonesia yang inklusif, beradab, dan berkarakter kuat.

Tagline destination branding “Kediri Berbudaya” tidak hanya ditujukan kepada khalayak internal seperti warga Kabupaten Kediri, tetapi juga menyasar audiens eksternal, termasuk wisatawan domestik dan mancanegara, investor, mitra pembangunan, serta pelaku industri kreatif. Dalam konteks ini, tagline berfungsi sebagai destination branding yang memperkenalkan Kabupaten Kediri sebagai wilayah yang tidak hanya kaya akan warisan budaya dan sejarah, tetapi juga sebagai daerah yang progresif dalam membangun peradaban modern berbasis nilai-nilai lokal. Identitas ini penting untuk menarik simpati dan kepercayaan pihak luar terhadap karakter daerah, potensi sumber daya, serta arah kebijakan pembangunan jangka panjang.

Dengan penyebaran yang luas dan merata di berbagai ruang publik, media sosial, dan dokumen resmi pemerintahan, tagline “Kediri Berbudaya” telah menjelma menjadi simbol kolektif yang dikenal, diingat, dan dihayati oleh masyarakat Kabupaten Kediri. Tagline ini tidak hanya berfungsi sebagai slogan atau identitas visual semata, melainkan juga sebagai ajakan partisipatif bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjalani dan menginternalisasi nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Keberadaan tagline tersebut menjadi pengingat bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan juga pedoman dalam membentuk perilaku, etika, dan jati diri masyarakat di masa kini dan masa depan.

TUGAS LITERASI :

Tulis informasi tersebut di buku literasimu ! Sebagai pelajar Kediri, apa yang dapat kamu lakukan sebagai wujud cinta terhadap Kabupaten Kediri ? Sebutkan dan Jelaskan ! 



Komentar