Langsung ke konten utama

Kehidupan Masyarakat Yakutia di Rusia

Pelaksanaan : Senin, 7 September 2026 

Pilihlah salah satu temanmu untuk membacakan informasi berikut di depan kelas !

Yakutia atau dikenal juga sebagai Republik Sakha merupakan wilayah federasi Rusia. Berlokasi di Timur Laut Rusia dan berjarak 4.880 kilometer dari Moskow, Yakutia menjadi kota terdingin di dunia yang dihuni oleh manusia.

Yakutia, kota yang berdiri di atas lapisan permafrost ini, merupakan wilayah terluas di Rusia dengan luas sekitar 3 juta km2 atau sekitar 3 kali wilayah Indonesia. Yakutia memiliki populasi sebesar 969,503 jiwa per tahun 2019.

Sebesar 40% dari wilayah Yakutia berada di luar lingkar artik, sehingga sebagian masyarakat Yakutia mengalami apa yang dinamakan polar day dan polar night. Kondisi polar day adalah kondisi di mana pagi hari berlangsung selama 24 jam dalam sehari, dan hal ini dapat berlangsung selama 86 hari. Sedangkan, polar night adalah kebalikan dari polar day, di mana kondisi gelap total terjadi selama 24 jam dalam sehari dan dapat berlangsung selama 67 hari.

Yakutia merupakan wilayah yang cukup ekstrim untuk dihuni manusia. Yakutia mengalami musim dingin sepanjang selama 7 bulan, dimulai dari bulan Oktober hingga April, dengan suhu terendahnya dapat mencapai -71C. Sedangkan, musim panas berlangsung cukup singkat, sekitar 2-3 bulan. Namun, musim panas di Yakutia dapat terbilang cukup panas dengan suhu 30-35C dan suhu terpanasnya, yaitu 39C.

Jadi, bagaimana kehidupan sehari-hari penduduk Yakutia di musim dingin? 

Untuk bertahan di suhu yang begitu dingin, masyarakat Yakutia harus mengenakan beberapa lapis pakaian sebelum beraktivitas, seperti baju dan celana berbahan wol, fleece sweater, celana berlapis (dijahit dengan teknik quilting), sarung tangan, syal penutup wajah, sepatu boots yang terbuat dari kulit dan bulu rusa, dan jaket dengan penutup kepala yang terbuat dari bulu rusa atau jaket yang terbuat dari bulu rubah artik.

Beberapa orang yang berjualan di pasar terbuka Yakutia bahkan harus bekerja di luar ruangan berjam-jam ketika suhu mencapai -50 atau -60C. Untuk melindungi diri mereka dari suhu yang ekstrim, mereka harus mengenakan sepatu dengan insulasi yang baik dan mengenakan pakaian berlapis-lapis, menghangatkan diri mereka kembali di dalam ruangan, dan bekerja dalam shift.

Di suhu dingin yang ekstrem ini banyak benda dengan mudahnya membeku. Orang-orang disarankan untuk tidak mengenakan kacamata di luar ruangan, apalagi kacamata dengan gagang logam. Udara dingin akan membekukan gagang kacamata, menyebabkan kacamata menempel pada wajah dan sulit untuk dilepas, dan mungkin harus merobek kulit untuk melepaskan kacamata tersebut.

Selama musim dingin, air begitu langka dan udara begitu dingin. Masyarakat di wilayah pedesaan memotong balok es dari danau, kemudian disimpan sebagai sumber air. Selain itu, mereka juga menyimpan salju yang menumpuk untuk dijadikan air bilasan. Sedangkan, sumber air masyarakat kota berasal dari air yang disalurkan melalui pipa-pipa di atas tanah.

Yakut merupakan penduduk utama di Republik Sakha Mereka juga berbicara dengan bahasa Yakut. Orang Yakut terbagi dalam dua kelompok berdasarkan wilayah dan perekonomian, orang Yakut di utara secara sejarah merupakan orang-orang yang hidup semi-nomaden, bekerja sebagai pemburu,nelayan, dan peternak rusa, sedangkan yang tinggal di bagian Selatan, mereka akrab dengan pertanian dan mengembangkan peternakan kuda.

Penduduk asli Yakutia berpendidikan tinggi dan progresif. Namun, banyak dari mereka yang mempertahankan kepercayaan pagan tradisional mereka dan mengenakan kostum tradisional, meskipun hanya setahun sekali. Suku Yakut juga menciptakan budaya modern: musik, perhiasan bergaya jimat kuno, permainan olahraga tradisional seperti tarik tambang atau membawa batu seberat 115 kilogram.

Suku Yakut mempertahankan kepercayaan tradisional meskipun dibaptis di seluruh negeri pada abad ke-17. Menurut kepercayaan mereka, dunia terdiri dari tiga bagian: Dunia Atas - tempat nenek moyang Yakut Aiy tinggal, Dunia Bawah - tempat roh jahat tinggal dan Dunia Tengah - tempat orang tinggal. Trinitas ini dilambangkan dengan 'Pohon Raksasa Besar'. Yakut percaya bahwa roh Aiy tidak menerima pengorbanan darah sehingga mereka membuat hadiah sesuatu yang lezat, seperti makanan untuk menghormati mereka dan minum koumiss.

Tugas Literasi :

1. Tulislah informasi tersebut di buku literasimu !

2. Coba bayangkan jika kamu lahir dan tinggal di daerah dengan kondisi seperti orang-orang Yakut bagaimana perasaanmu?    



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Monumen Simpang Lima Gumul Kediri

  LITERASI 14 – Senin, 9 Februari 2026  Pilihlah salah satu temanmu untuk membacalkan informasi di bawah ini di depan kelas dan kerjakan tugasnya ! Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) selalu digambarkan menduplikasi dengan salah satu  landmark  paling ikonik di Prancis, Arc de Triomphe. Memang terlihat identik. Dari bentuk bangunannya hingga halaman alun-alun yang membulat.  Akan tetapi, Arc de Triomphe bukanlah pionir gaya arsitek yang sama. Desain Arc de Triomphe sejatinya mencontoh bangunan yang lebih tua lagi, yakni Monumen Arch of Titus. Struktur yang sudah ada sejak jaman Romawi Kuno.  Arc de Triomphe dibangun oleh Napoleon pada 1806. Hanya dua tahun setelah Napoleon menunjuk dirinya sendiri sebagai Kaisar dengan gelar Napoleon 1. Monumen ini dibangun untuk memperingati kemenangan Prancis dalam Pertempuran Austerlitz dan berbagai pertempuran besar lainnya termasuk Revolusi Prancis dan Perang Napoleon. Peniru Arch of Titus pun tak hanya Arc de T...

Tagline Destination Branding “Kediri Berbudaya” Wujud Representasi Budaya Lokal

  LITERASI 13 – Senin, 2 Februari 2026  Pilih salah satu temanmu untuk membacakan informasi berikut di depan kelas! Dan, kerjakan tugasnya ! Kediri merupakan salah satu kabupaten bersejarah di Jawa Timur yang telah berdiri selama 1.221 tahun. Untuk memperkuat identitas daerah, Pemerintah Kabupaten Kediri meluncurkan tagline baru “Kediri Berbudaya” pada 25 Maret 2023 oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana, S.H. Tagline ini menggantikan slogan sebelumnya, yaitu “Kediri Lagi”. Slogan lama tersebut memiliki makna ganda kata “Kediri” menekankan keaslian dan identitas daerah agar lebih dikenal dan mudah diingat oleh masyarakat luas, sedangkan kata “Lagi” mengandung ajakan agar investor dan wisatawan mau datang kembali ke Kabupaten Kediri. Sementara itu, makna “berbudaya” yang diangkat dalam Tagline “Kediri Berbudaya” membawa muatan filosofis yang mendalam tidak hanya terbatas pada ekspresi seni, adat, atau tradisi, tetapi juga menekankan nilai-nilai seperti toleransi, etos kerja...

Misteri Perairan Masalembo: Segitiga Bermuda Indonesia

  Pelaksanaan : Senin, 21 September 2026 Pilihlah salah satu temanmu untuk membacakan informasi berikut di depan kelas ! Perairan Masalembo terletak tepat di perlintasan perairan antara utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, serta menghubungkan wilayah Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, Perairan Masalembo memegang predikat kelam sebagai "Segitiga Bermuda Indonesia". Area segitiga imajiner yang menarik garis antara Kepulauan Masalembo, Majene, dan Surabaya ini berulang kali menjadi tempat bagi rentetan tragedi mematikan transportasi laut dan udara nasional. Nama Masalembo berakar dari Kepulauan Masalembu. Dalam catatan sejarah lokal, wilayah pulau yang dahulu belum berpenghuni ini dihuni oleh populasi mamalia sapi atau lembu, hingga masyarakat suku Bugis menyebutnya Nusa Lembu (Pulau Sapi). Seiring perjalanan waktu, pelafalan tersebut bergeser menjadi Masalembu—dari kata masa yang berarti banyak dan lembu yang merujuk pada populasi sapi—sementara perairan di sekitar gugusan k...